Pekan Kreatif Kalimantan Timur kembali hadir secara offline sebagai ajang untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, komunitas kreatif dan masyarakat di City Centrum Samarinda mulai dari Jum’at {19/11/2021} sampai Minggu {21/11/2021}.
Masih dalam suasana pandemi gelaran ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur secara sederhana. Dihadiri kurang lebih 10 tenant yang terdiri dari pelaku ekonomi kreatif bidang kriya, kuliner, musik dan fashion serta komunitas kreatif, desain produk dan studio lukis.
Selain pameran dan penjualan karya, Pekan Kreatif juga diisi dengan talkshow fashion batik, peragaan busana dan aneka perlombaan seperti kompetisi fun brewing {seduh kopi}, lomba band akustik, lomba tari kreasi, lomba mewarnai dan kompetisi ikan cupang.
Jenis dan rangkaian kegiatan Pekan Kreatif ini disampaikan oleh Sri Wahyuni, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur dalam pidato laporan kegiatan pada saat acara pembukaan. Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur hadir sekaligus membuka kegiatan Pekan Kreatif ini.
“Besok {Sabtu, 20/11/2021} akan ada penampilan musisi berbakat dari Kalimantan Timur, Rio Satrio.” ujar Sri Wahyuni.
Rio adalah musisi indie yang memulai karir dengan men-cover lagu.
“Tapi kemudian Rio juga menciptakan dan menyanyikan lagu ciptaannya tersendiri. Salah satu karya terbarunya adalah lagu tentang karst Sangkulirang.” tambah Sri Wahyuni.
Lebih lanjut Sri Wahyuni menyampaikan bersamaan dengan acara pembukaan Pekan Kreatif juga akan dilaksanakan pengukuhan Komite Kreatif Provinsi Kalimantan Timur oleh Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.
Komite Ekraf dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur, Nomor 556/K.509/2021 yang ditetapkan oleh Isran Noor, Gubernur Kalimantan Timur pada tanggal 18 Oktober 2021.
Gubernur Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim, Sekdaprov Kaltim, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kaltim duduk sebagai pembina Komite Ekraf.
Sementara yang duduk sebagai pengarah adalah 8 kepala kantor wilayah, badan dan dinas provinsi Kalimantan Timur.
Komite Ekraf diketuai oleh Sri Wahyuni, Kepala Dinas Pariwisaa Provinsi Kalimantan Timur dengan wakil ketua Dr. Erwiantono dari Universitas Mulawarman.
Selain sekretaris, wakil dan staf sekretaris, Komite Ekraf dilengkapi dengan 5 bidang, yakni Bidang Pemberdayaan Pelaku Ekonomi Kreatif, Bidang Pemasaran dan Digitasi Ekonomi Kreatif, Bidang Riset, Standarisasi dan Sertifikasi Usaha Ekonomi Kreatif, Bidang Perlindungan dan Pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual dan Bidang Kerjasama dan Hubungan Kelembagaan.
Kepada Wakil Gubernur, Sri Wahyuni juga melaporkan bahwa aplikasi berbasis web kaltimkreatif.id telah berhasil mengumpulkan data yang diisi sendiri oleh 80 pelaku ekonomi kreatif yang mewakili 14 sub sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.
BACA JUGA : Pertempuran Bahasa
Untuk para pelaku ekonomi kreatif terutama generasi muda, Sri Wahyuni juga menyampaikan bahwa tahun 2022 akan dimulai pemberian beasiswa ekonomi kreatif sebagai bekal bagi pelaku ekonomi kreatif untuk melakukan sertifikasi keahliannya.
“Ada 6 sub sektor yang akan menjadi fokus yakni barista, juru masak, chef, fotografi, videografi dan aplikasi – permainan,” terang Sri Wahyuni.
Kedepannya Sri Wahyuni berharap bea siswa untuk sertifikasi pelaku ekonomi kreatif tidak hanya akan berasal dari APBD melainkan juga dari sektor swasta melalui dana kepedulian dan tanggungjawab perusahaan.

Setelah menyampaikan beberapa pantun yang memeriahkan suasana, Wakil Gubernur dalam sambutan pembukaan mengapreasi kreatifitas yang terus ditunjukkan oleh Dinas Pariwisata Kalimantan Timur.
Berkaitan dengan bea siswa ekonomi kreatif, Hadi Mulyadi menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur yang juga hadir untuk mendukung sepenuhnya.
“Tidak ada alasan untuk tidak mendukung, Pak Kadis, Tolong diiyakan semua, berikan sebanyak-banyaknya,” ujar Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Atas penampilan peragaan busana Batik Beras Basah, Wakil Gubernur menyatakan sangat bangga.
“Ternyata ada Batik Beras Basah di Bontang, sebelumnya saya hanya tahu Batik Kuntul Perak. Desain bajunya bagus sekali, layak dieksport,” ujar Hadi Mulyadi.
BACA JUGA : Manusia Setengah
Kembali Hadi Mulyadi mengungkapkan kebanggaanya terhadap Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur yang terus menunjukkan dedikasinya untuk tetap turut membangun Kaltim dan Indonesia meski ditengah suasana pandemi.
“Semoga rencana pemimdahan IKN tidak salah alamat, karena terbukti anak-anak muda Kaltim kreatif,” sambung Hadi Mulyadi.
Usai menyampaikan sambutan, Hadi Mulyadi kemudian melakukan pengukuhan terhadap Komite Ekonomi Kreatif dan dilanjutkan membuka acara Pekan Kreatif yang ditandai dengan pemukulan drum elektrik.
Setelah membuka acara, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur kemudian berkeliling meninjau stand peserta Pekan Kreatif untuk melihat yang dipamerkan dan berdialog secara langsung dengan pelaku serta komunitas ekonomi kreatif.









