KESAH.ID – Setelah 30 tahun lebih, Indonesia kembali dikunjungi oleh pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma dalam lawatannya ke Asia. Paus Fransiskus memberi kejutan karena memilih untuk menaiki kendaraan biasa dalam kunjungannya ke Indonesia. Mobil Innova Zenix berwarna putih akan menjadi kendaraan Paus selama di Indonesia. Paus juga memilih tinggal di salah satu kamar yang ada di Kedutaan Vatikan bukan di hotel mewah sebagaimana biasa dilakukan oleh tamu negara lainnya.
Sebelum terpilih menjadi pimpinan tertinggi Gereja Katolik sedunia, Jorge Mario Bergoglio Uskup Agung Buenos Aires dikenal karena kehidupannya yang sederhana.
Dalam film The Two Pope, Bergoglio yang digambarkan sebagai sosok liberal memang menonjol kesederhanaannya karena kemana-mana menaiki kendaraan umum. Dia canggung menaiki mobil mewah dengan segala protokolnya.
Sebagai seorang uskup, konon Bergoglio tidak tinggal di Rumah Uskup melainkan memilih tinggal di apartemen agar merasakan kehidupan yang sama dengan kebanyakan umatnya.
Tinggal di apartemen membuatnya sering memasak makanannya sendiri. Privelese sebagai pemimpin umat dipilih untuk tidak dinikmati olehnya.
“Yesus mengajarkan kita cara lain: Keluarlah. Keluarlah dan bagikan kesaksianmu. Keluarlah dan berinteraksilah dengan saudara-saudaramu. Keluarlah dan bagikanlah. Keluarlah dan bertanyalah. Jadilah Sabda dalam tubuh dan jiwa,” ujarnya perihal kesederhanaan hidup sebagai pemimpin umat.
Ketika Gereja Katolik dilanda isu skandal seksual, Jorge Mario Bergoglio menjadi terluka dan berniat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Uskup dan Kardinal. Hanya saja surat pengunduran dirinya tidak dijawab-jawab oleh Paus Benediktus yang waktu itu memimpin Vatikan.
Bergoglio begitu bersuka ketika datang panggilan dari Vatikan. Dia menyangka Paus Benediktus akan mengabulkan permohonannya. Namun ternyata bukan jawaban surat pengunduran dirinya yang didapat dari Paus Benediktus. Sebaliknya Kardinal Bergoglio justru mendengarkan rencana Paus Benediktus yang ingin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Paus.
Paus Benediktus berharap Kardinal Bergoglio untuk mempersiapkan diri mengikuti konklaf atau pemilihan paus baru yang diikuti oleh para kardinal.
Dalam konklaf setelah kematian Paus Yohannes Paulus, Kardinal Bergoglio memperoleh suara terbanyak kedua setelah Kardinal Ratzinger yang kemudian dikenal sebagai Paus Benediktus.
Dalam tradisi Gereja Katolik Roma dipilih sebagai paus berarti akan menyandang jabatan seumur hidup. Pengunduran diri bukanlah hal yang lazim. Kursi paus tidak begitu saja bisa ditinggalkan seperti halnya kursi jabatan karena pekerjaan.
Walau begitu sejarah Gereja Katolik Roma pernah mencatatkan pengunduran diri seorang paus. Pada tahun 1415 Paus Gregorius XII mengundurkan diri untuk mengakhiri perpecahan di Gereja Katolik Barat.
Paus Benediktus XVI beralasan pengunduran dirinya karena usia dan masalah kesehatan. Dengan kondisi fisiknya Paus Benediktus XVI merasa tidak akan efektif bekerja menghadapi tantangan besar yang tengah dihadapi oleh Gereja Katolik terutama di Vatikan.
Pada tahun 2013, Paus Benediktus XVI mengundurkan diri. Dengan pengunduran diri ini Paus Benediktus tidak lagi secara aktif memimpin Vatikan namun tetap disebut sebagai Paus Emeritus. Disebut Paus Emeritus karena tahbisan sebagai paus tidak bisa dicabut atau berlaku seumur hidup.
Paus Benediktus XVI menjalankan masa pensiunannya di Biara Mater Ecdclesia Vatikan sampai meninggal pada tahun 2022.
Dalam konklaf yang diadakan tak lama setelah pengunduran diri Paus Benediktus XVI, Kardinal Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai paus dan kemudian memilih nama Fransiskus karena ingin meneladani keteguhan hati dan kesederhanaan hidupnya.
Paus Fransiskus menjadi pemimpin gereja katolik sedunia yang pertama dari luar eropa dalam 1200 tahun terakhir.
BACA JUGA : Siap Perang
Terpilih sebagai paus, membuat Jorge Mario Bergoglio menjadi yang pertama dalam berbagai hal. Selain pertama sebagai paus non eropa, Paus Fransiskus juga merupakan imam pertama dari tarekat Serikat Jesus yang terpilih sebagai paus.
Paus yang fasih bahasa Spanyol, Italia dan Jerman ini juga merupakan keturunan Italia pertama yang menjadi paus. Umumnya para paus berasal dari Jerman. Dan nama Fransiskus juga baru pertama dipakai sebagai nama seorang paus.
Terpilih dalam usia 77 tahun membuat aktifitas Paus Fransiskus terbatas. Mempunyai perhatian terhadap perdamaian dunia dan hubungan antar agama, nama Paus Fransiskus memang tak seterkenal Paus Yohannes Paulus II yang terpilih sebagai paus dalam usia yang relatif masih muda sehingga mempunyai mobilitas yang tinggi.
Setelah 30 tahunan berlalu akhirnya Indonesia kembali dikunjungi oleh pemimpin tertinggi Vatikan. Paus Fransiskus memilih Indonesia sebagai yang pertama dikunjungi dalam lawatannya di Asia pada tahun 2024 ini. Ini merupakan kunjungan yang tertunda akibat pandemi Covid 19 yang melanda dunia pada tahun 2020.
Jika dalam setiap kunjungan ke negara lain, Paus Yohannes Paulus akan mencium tanah setelah turun dari tangga pesawat dan kemudian diarak menaiki mobil anti peluru, Paus Fransiskus karena kesehatannya mesti turun dengan crane karena berkursi roda.
Pemandangan Paus Fransiskus ketika turun pesawat mengingatkan pada Gus Dur saat menjabat sebagai presiden RI dan kemudian melakukan kunjungan ke negara lainnya.
Yang kemudian berbeda dari kebanyakan kunjungan para kepala negara atau pemerintahan, Paus Fransiskus menaiki mobil biasa, mobil yang dipakai oleh masyarakat kebanyakan.
Dan kehadiran Innova Zenix berwarna putih dengan plat CSV1 menarik perhatian karena tidak lazim.
Paus Fransiskus memang menolak mobil mewah untuk transportasinya selama kunjungan kenegaraan. Paus menaiki Innova Zenix ketika meninggalkan bandara dan duduk di kursi depan berdampingan dengan sopir.
Mobilnya menuju kedutaan besar Vatikan di Jakarta tempat paus akan tinggal disalah satu kamarnya selama kunjungan di Indonesia. Paus tidak tinggal di hotel mewah sebagaimana para tamu negara lainnya.
Paus memilih tinggal di kamar yang ada di kedutaan besar Vatikan agar tetap merasakan kamar tinggal biasa seperti ketika berada di Vatikan.
Pilihan paus ini menghadirkan berkah tersendiri untuk para siswa di SMK PIKA Semarang. SMK perkayuan ini diminta oleh panitia penyambutan untuk membuatkan dua kursi yang akan diletakkan di kamar paus. Dua kursi yang dipesan adalah kursi rotan dan kursi sofa.
Tahun 2019 lalu, Paus Fransiskus menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan bersama Imam Besar Al Azhar, Ahmed Al Thayeb ketika melawat ke Abu Dhabi. Dalam lawatan ke Indonesia kali ini, Paus Fransiskus juga akan menandatangi dokumen serupa bersama Imam Besar Istiqal, Nasaruddin Umar.
Paus Fransiskus akan melakukan dialog bersama tokoh-tokoh agama di Masjid Istiqal untuk meneguhkan kerukunan antar umat beragama bagi kemanusiaan.
BACA JUGA : Pramono Rano
Di akun instagram elliehasan, putri Samarinda yang kini tinggal di Muechen Jerman memposting foto audiensinya dengan Paus Fansiskus. Foto itu menunjukkan Ellie tengah berjabat tangan erat dengan Paus Fransiskus di Aula Clementine, Vatikan.
Dalam postingannya, Ellie bersaksi soal penerimaan dan hangatnya persaudaraan dari Paus Fransiskus. Lewat postingan yang diperbaharui, Ellie berucap selamat datang untuk Paus atas kunjungannya ke Indonesia.
Kesederhanaan dan persaudaraan menjadi salah satu yang membuat kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia menjadi bermakna. Haidar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah menyebut keteladanan Paus Fransiskus mestinya dicontoh oleh para pemimpin lainnya.
Dengan semua kuasanya, Paus Fransiskus memilih untuk tidak menikmati semua kelebihan yang mungkin saja dia peroleh. Paus justru lebih memilih hidup sebagai pelayan, kenikmatan hidup yang umumnya dinikmati oleh masyarakat biasa.
Sebutan paus berasal dari kata papa dalam bahasa Latin yang artinya bapak.
Di Indonesia, sebutan paus merupakan warisan dari bahasa Belanda. Paus artinya bapa suci.
Dalam tradisi Gereja Katolik Roma, tahta kepausan merupakan penerus dari Santo Petrus, murid Yesus yang mendapat mandat untuk memimpin gereja sedunia.
Kepemimpinan ini bersifat spiritual atau rohaniah, bukan kepemimpinan politik pemerintahan sebagai mana lazimnya negara lain.
Paus memang memimpin sebuah negara bernama Vatikan. Negara yang juga mempunyai duta besar yang disebut nunctio untuk ditempatkan di negara-negara lainnya. Namun Vatikan bukanlah negara ‘normal’ seperti negara-negara lainnya.
Negara ini hanya ditinggali kurang lebih 800 orang dan mereka yang memegang paspor atau kewarganegaraan Vatikan hanya sekitar 450 an orang, 135 diantaranya adalah Garda Swiss, pasukan keamanan yang menjaga tahta suci Vatikan.
Kewarganegaraan Vatikan hanya dipegang oleh tiga kelompok yakni Kardinal yang tinggal di Vatikan atau Roma, Duta Besar Vatikan atau Pro Nunctio dan mereka yang bertugas atau berkantor di Vatikan untuk melayani Tahta Suci.
Di Gereja Katolik ketika dipasang bendera Merah Putih maka akan disertakan pula bendera Kuning Putih, bendera Vatikan. Namun ini hanya merupakan penghormatan dan pengakuan dari masyarakat Katolik di Indonesia atas ajaran imam dari Paus yang bertahta di Vatikan.
Umat Katolik Roma di Indonesia bukanlah warga Vatikan. Umat Katolik Roma di Indonesia, 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia.
note : sumber gambar – ELLIEHASAN








