Material promosi saat ini banyak terhampar di hadapan mata kita. Hampir tak ada ruang yang bebas dari paparannya mulai dari media sosial, televisi, koran bahkan tiang listrik juga tak lepas dari tempelan material promosi.
Promosi adalah sebuah strategi untuk memperkenalkan dan menginformasikan serta mempengaruhi target yaitu konsumen agar tertarik dan kemudian membeli produk yang ditawarkan.
Persaingan yang semakin ketat membuat promosi hampir tidak pernah lepas dari pandangan kita. Bahkan dalam sebuah produk, produk itu sendiri juga diberlakukan sebagai sarana promosi dengan cara menonjolkan nama brand atau produknya dalam kemasan.
Contohnya pada produk mie instan. Mestinya nama produk atau brand tidak perlu dicetak pada tiap-tiap kemasan, cukup pada kardus pembungkusnya. Hal ini akan memangkas biaya kemasan. Namun itu tak dilakukan oleh para produsen karena masing-masing kemasan mie instan diberlakukan sebagai alat promosi.
Dengan cetakan yang mencolok pada setiap kemasan diharapkan brand atau merek itu akan tertanam di benak seseorang, sehingga nantinya jika ingin makan mie instan maka mie tertentulah yang akan jadi pilihan.
Bahkan kasarnya sampai dengan menjadi sampah, kemasan mie instan itu akan tetap menjadi sarana promosi karena merek atau brandnya masih terlihat. Dengan berada di mana-mana maka brand atau mereknya akan mudah diingat orang sehingga terus menempel dan mempengaruhi otak dan otomatis akan menjadi pilihan.
Jadi tak perlu diperdebatkan soal penting tidaknya promosi itu. Yang perlu dilakukan justru bagaimana tahapan melakukan promosi dan bagaimana strateginya.
Berikut ini tahapan dan strategi promosi yang akan mempengaruhi apakah produk atau jasa yang kita tawarkan akan dikenal atau tidak.
- Menciptakan Brand Awareness
Langkah awal untuk melakukan promosi adalah adalah Menciptakan Brand Awareness. Bahasa sederhananya adalah membuat produk anda dikenal oleh konsumen. Brand Awareness sangatlah penting karena inilah dasar dari sebuah promosi. Bagaimana produk anda akan dibeli atau diminati jika tidak dikenali oleh konsumen. Brand Awareness biasanya dilakukan oleh produk yang baru di luncurkan atau produk yang belum banyak dikenal orang.
- Untuk Membangun Merk
Setelah dikenal langkah selanjutnya adalah membangun merk. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen pada merek kita. Konsumen diarahkan bukan hanya untuk tahu melainkan juga mengenal nilai lebih dari produk kita, baik terkait dengan produk itu secara langsung seperti kualitas atau layanan lainnya seperti purna jual. Salah satu contoh produk yang berhasil membangun merek adalah Apple sehingga bisa memperoleh konsumen yang loyal dan bangga atas produk yang dibeli meskipun mahal.
- Menciptakan Loyalitas Konsumen
Sebuah produk diciptakan untuk bertahan dan berkembang. Keberlanjutan tak mungkin dicapai apabila tidak ada konsumen yang setia atau loyal. Maka tujuan dari sebuah promosi adalah menciptakan loyalitas dari konsumen terhadap sebuah produk atau merek. Apa yang kita hasilkan kemudian akan menjadi pilihan pertama bagi konsumen dibandingkan dengan produk sejenis yang dihasilkan oleh produsen lainnya.
Promosi yang ditujukan untuk membangun loyalitas umumnya berfokus pada menjaga relasi dan komunikasi dengan konsumen. Bentuknya macam-macam seperti memberi reward berupa potongan atau discount. Mengadakan pertemuan atau gathering, membangun komunitas pengguna dan lain sebagainya. Pada prinsipnya promosi untuk membangun loyalitas konsumen adalah bentuk komunikasi yang manusiawi antara produsen dan konsumen sehingga konsumen merasa dihargai, diistimewakan atau bahkan dimanjakan.
- Sarana Edukasi Konsumen
Promosi bertugas untuk menyampaikan suatu pesan ke target yaitu konsumen. Jadi elemen pesan terpenting untuk disampaikan kepada konsumen adalah edukasi atau pengetahuan tentang produk kita.
Harus menjadi jelas untuk konsumen bagaimana cara produk ini bekerja, apa manfaatnya, apa keuntungan jika mengambil dengan minimal pembayaran, dan banyak hal lain yang berhubungan dengan produk itu sendiri. Karena sesungguhnya kebanyakan konsumen tidak tahu bahwa dia sebenarnya membutuhkan produk kita. Maka edukasi menjadi penting sebab ketika mereka paham maka mereka kemudian akan menggunakan produk yang kita tawarkan.
Banyak hal lagi yang dapat dilakukan demi tersampainya pesan dalam sebuah promosi. Ketika promosi telah berjalan dengan baik, maka kita tidak hanya dikenal sebagai produsen semata, melainkan juga sebagai penghasil yang berkualitas, barang atau jasanya dipercaya dan berguna untuk konsumen. Sebuah merek yang akan lekat di benak konsumen adalah ketika apa yang kita tawarkan bisa membantu konsumen menjalani dan menikmati hidup lebih baik.








