Berkebun atau aktif memelihara tanaman akan meningkatkan kesehatan karena membuat tubuh aktif bergerak. Selain itu juga bisa menaikkan mood, mengurangi rasa bosan dan kesepian.

Sama seperti dalam dunia gaya hidup, dalam dunia tanam menanam setiap tahunnya selalu muncul tren jenis tanaman tertentu. Tahun ini muncul tren tanaman janda bolong atau monstera.

Tren yang muncul bersamaan dengan Work From Home ini membuat masyarakat kelas menengah keatas beramai-ramai membeli tanaman yang punya kekhasan lubang di daunnya itu.

Ada beberapa jenis janda bolong yang menjadi buruan. Di antaranya adalah Mosntera Adansoni. Variegate,Borsigiana, Siltepecana, Pinnatipartita dan Deliciosa. Jenis Obliqua adalah yang paling mahal karena dihargai mulai dari 5 hingga 10 juta per daunnya.

Mahal sekali. Iya memang harga sebuah kelatahan massal itu mahal.

Di masa lalu latah yang mendongkrak harga biasa digoreng oleh media massa. Namun di masa kini didongkrak oleh sosial media utamanya Instagram. Dalam banyak postingan tanaman yang merambat ini memang instagramable apalagi jika dipadukan dengan rumah yang minimalis.

Ingin terlihat keren dan tak cukup punya pengetahuan tentang tanaman adalah situasi yang dikehendaki oleh mereka yang hendak menangguk untung dari penjualan janda bolong ini.

Tentu saja taka da yang bisa melarang seseorang untuk membeli tanaman yang disukai dengan harga mahal dan kemudian bangga karenanya. Toh adalah sesuatu yang biasa orang membeli sesuatu dengan harga mahal karena suka dan hobby.

Namun jika membeli dengan maksud mau menjual lagi atau untuk investasi, ini yang harus dipikirkan baik-baik. Karena sesuatu yang tiba-tiba saja harganya meningkat jauh diatas harga normal bukan karena langka perlu dicurigai. Iming-iming harga akan selalu naik padahal kegunaannya tidak jelas tentu saja tidak bisa dipercaya.

Dalam dunia niaga dikenal istilah Monkey Bussiness, yaitu sebuah strategi bisnis dengan mencuatkan isu atas produk tertentu yang dijual sebagai barang atau produk yang nanti akan dicari-cari banyak orang sehingga harganya akan semakin tinggi.

Sayangnya meski telah berkali-kali praktek semacam ini terjadi, masyarakat masih saja kerap tergiur. Padahal demam anturium dan batu akik belum lama terjadi.

Yang mesti diketahui monstera atau janda bolong bukanlah tanaman langka, bukan pula tanaman yang susah dipelihara dan dibiakkan. Tak perlu penanganan khusus untuk menanam atau memelihara tanaman ini.

Bahwa benar ada beberapa jenis yang termasuk langka memang benar, namun pada umumnya monstera atau janda bolong untuk sebagian besar orang adalah jenis tanaman pagar, tanaman pinggir jalan yang tak perlu dibeli untuk siapapun yang ingin menanam.

Jadi untuk siapapun yang pingin ikut tren namun tak cukup punya uang untuk membeli janganlah berkecil hati. Gairah atau girah soal janda bolong ini tak lama lagi akan meredup dan kembali normal lagi.

Tapi kalau ada yang menawarkan sundel bolong dengan harga mahal silahkan dibeli karena yang ini sungguh langka sekali.