Jangan sepelekan hubungan antara karier dan politik. Dengan asset dan akses politik seseorang bisa melalukan lompatan karier yang luar biasa tanpa harus mengikuti kontestasi pemilu.

Abdi Negara Nurdin atau dikenal sebagai Abdee Slank, seorang musisi yang kemudian diangkat oleh menteri BUMN menjadi komisaris PT. Telkom. 

Akses dan asset politiknya dibangun lewat keterlibatan dari sisi kreatif pada kampanye Jokowi. Dia juga terlibat dalam tim kerja untuk pembentukan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif).

Sebelumnya lompatan luar biasa juga terjadi pada Dahlan Iskan. Jurnalis yang adalah bos Jawa Pos Group. Berkarir dalam bidang manajemen informasi dan publikasi, Dahlan kemudian ditunjuk menjadi Dirut PLN. Bukan hanya itu, dia kemudian malah menduduki jabatan Menteri BUMN.

Saat ditunjuk sebagai Dirut PLN tentu banyak yang ribut, bukan hanya masyarakat tapi juga orang PLN sendiri. Bagaimana mungkin orang yang sebelumnya berurusan dengan tulis menulis lalu mau mengurusi setrum yang kabelnya saja ruwet.

Tapi fakta bicara lain. Belum satu tahun memimpin PLN, Dahlan melakukan gebrakan lewat listrik prabayar. Dalam dunia kelistrikan di tanah air, langkah Dahlan bisa jadi merupakan lompatan besar semenjak Thomas Alva Edison menemukan lampu pijar.

Di masa kepemimpinan Dahlan, berurusan dengan PLN tak lagi menjengkelkan.

PLN kemudian mencatatkan diri sebagai perusahaan dengan konsumen prabayar terbesar sedunia.

Lewat program listrik prabayar, PLN berhasil menyapu daftar tunggu konsumen yang konon mencapai 2 juta orang yang berharap dapat sambungan listrik.

Listrik prabayar bukan hanya mudah tapi juga punya kelebihan yang membuat konsumen tak perlu terlalu sering berurusan dengan PLN dan petugasnya.

Dengan listrik prabayar konsumen bisa mengatur sendiri kebutuhan atau pemakaian, bisa mengisi kapan saja, bisa membeli token dimana saja dan tidak terintimidasi dengan pemutusan kabel karena telat membayar ke PLN.

Sebagaimana informasi, setiap orang saat ini butuh listrik. Paham atas esensi itu, Dahlan mnawa tradisi jurnalistik yang mengabdi pada kebutuhan publik ke dalam PLN. Tujuan PLN adalah membawa listrik kepada pelanggan, jangan biarkan pelangan menunggu.

Dalam penerbitan media tak mungkin sebuah lembaga publikasi menempatkan reporternya di seluruh penjuru dunia. Namun tak berarti informasi dari segala penjuru tak bisa diperoleh. Berita atau informasi bisa diperoleh lewat kantor-kantor berita. Lembaga yang secara khusus menyediakan berita untuk lembaga publikasi umum.

Maka PLN tak perlu membangun pembangkit listrik sendiri, kebutuhan bisa dipasok oleh penyedia setrum lainnya. Toh yang terpenting semua akan didistribusi hanya dan oleh PLN.

Dengan prinsip ini PLN kemudian tumbuh menjadi lembaga layanan kebutuhan publik dengan wajah yang beradab. Tanggap pada kebutuhan publik. Karena publik yang bahagia akan mendatangkan keuntungan pada PLN.

-000-

Salah satu yang kemudian berkembang dengan cepat karena kehadiran energi listrik adalah teknologi.

Sebagian besar teknologi akan sia-sia atau menjadi tak efektif jika listrik tiada.

Kini dengan bantuan teknologi baik teknologi informasi maupun internet of thing, kita bisa menikmati listrik cerdas.

Berbekal smartphone dan alat bantu lainnya tata kelola listrik di rumah bisa dimaksimalkan.

Dengan memasang bola lampu, colokan, steker yang serba cerdas, listrik bisa dikendalikan melalui smartphone.

Perintah menyalakan lampu, mengatur terang gelap, merubah warna dan lain-lain bisa dilakukan lewat smartphone.

Pun ingin memastikan ketika rumah ditinggal dan semua alat dimatikan, semua bisa dilakukan lewat smartphone.

Dengan aplikasi tertentu kita juga bisa melihat berapa pemakaian daya atau konsumsi energi listrik masing-masing peralatan.

Jika semua peralatan kemudian diintegrasikan melalui platform tertentu maka jadilah rumah cerdas.

Konsumen makin cerdas, peralatan atau teknologi yang berkaitan dengan listrik untuk keperluan kantor dan rumah juga sudah cerdas, maka PLN juga harus mengembangkan jaringan listrik yang cerdas.

Kabar baiknya yang disebut dengan smart grid memang sudah mulai dikembangkan oleh PLN. 

Smart grid selain menjadikan sistem tenaga listrik menjadi lebih handal dan efisien, juga dimaksudkan untuk meningkatkan fleksibilitas transmisi untuk menerima lebih banyak variable renewable energy.

Pendek kata smart grid adalah sistem jaringan tenaga listrik yang dilengkapi dengan teknologi informasi dan komunikasi terdepan. 

Sehingga memungkinkan sistem pengaturan listrik secara efisien, ketersediaan listrik dengan kehandalan yang tinggi, pemanfaatan energi terbarukan dan terbukanya partisipasi pelanggan untuk menjadi penyedia tenaga listrik.

-000-

Kota menjadi lebih dibanding ‘desa’ karena kemampuan kolektifkan untuk dengan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan. Budaya kota lebih lentur ketimbang perdesaan.

Kebudayaan dengan taraf pencapaian pengetahuan dan teknologi yang lebih tinggi disebut peradaban. 

Di masa lalu ada banyak wilayah yang mencapai peradaban tinggi dan kemudian menjadi patron atau malah fiksi seperti Kota Atlantis yang hilang.

Namun peradaban di masa ini menjadi berbeda karena ditopang oleh listrik.

Kota-kota berlomba membangun peradabannya dengan menyebut diri sebagai Kota Cerdas. 

Kota Cerdas yang artinya dikelola oleh pemerintah yang cerdas, dihuni oleh warga yang cerdas, menyelenggarakan ekonomi cerdas, didukung oleh infrastruktur dasar yang cerdas, dihubungkan oleh sistem komunikasi, informasi dan transportasi yang cerdas serta tinggal dalam lingkungan yang cerdas.

Kecerdasan yang tidak semata bertumpu pada kecerdasan manusia namun juga kecerdasan buatan yang berlandas pada big data.

Semua sistem terdigitasi,.segala sesuatu berhubungan dengan internet dan cloud.

Ekosistem ini diharapkan akan mengantar sebuah kota menjadi beradab. Menjadi pusat peradaban.

Hanya saja implementasi Kota Cerdas tidak dengan sendirinya membawa sebuah kota menjadi Kota Beradab atau Pusat Peradaban.

Kota menjadi beradab karena dengan semua pencapaiannya namun tetap mengedepankan moral, norma,.etika dan estetika.

Kota (pemerintah dan warganya) yang menjadi baik bukan karena takut dihukum, menjadi taat bukan karena takut didenda melainkan sadar bahwa semua kebaikan, ketaatan dan kepatuhan itu penting untuk membuat hidup bersama lebih nyaman dan indah.

Maka alangkah tidak beradabnya sebuah kota yang menggunakan listrik untuk mencitrakan keindahan lewat warna-warni lampu guna menutupi keburukannya di siang hari.

Kita semua tahu, meski menghibur dan memanjakan mata, yang disebut keindahan karena lampu adalah keindahan palsu.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here