Tumbuh sebagai perusahaan teknologi terdepan di Asia Tenggara, Gojek mencatatkan banyak keberhasilan dalam menyediakan layanan multisolusi untuk menjawab berbagai kebutuhan penggunanya.
Ibarat menantang Netflix, September 2019 yang lalu, Gojek resmi meluncurkan GoPlay, platform video-on-demand dengan misi utama mengoptimalkan industri film di Indonesia.
Ketika diluncurkan dalam aplikasi ini terdapat delapan segmen kategori film. Kategori “GoPlay Eksklusif” memberikan film-film yang hanya tayang di GoPlay. Kategori “Baru di GoPlay” menampilkan film-film yang baru masuk GoPlay. “Teen Spirit” menyajikan film bagi remaja. Lebih lanjut, kategori “Cocok Buat Waktu Keluarga” berisikan pilihan film bagi keluarga. “Film Hits Indonesia” berisi film-film yang populer. “Yang Serem di Go-Pay” menyajikan film-film horor. “Buat Lagi Galau” memuat film-film tentang percintaan. Terakhir, kategori “Pilihan Kritikus” berisi film-film yang memperoleh ulasan bagus.
Film yang tersedia di GoPlay didominsasi oleh film lokal. Dan sebagai penguat daya tawar GoPlay juga menyajikan film dengan title “GoPlay Original” dan “GoPlay Exclusive” yakni film yang dibuat sendiri atau dilisensi khusus untuk ditayangkan hanya di GoPlay.
Konten asli GoPlay ini didanai oleh Gojek melalui GoStudio. Sebuah pilihan yang masuk akal karena menurut studi dari AlphaBeta, di negara-negara Asia, para pengakses layanan video streaming gemar mengkonsumsi konten lokal.
Di Indonesia, Goplay tidak bermain sendirian, sebelumnya telah ada iFlix yang sejak tahun 2016 telah membangun kerjasama dengan Screenplay Films. Kerjasama ini sekurangnya telah menghasilkan 12 film Indonesia yang tayang di platform tersebut.
Dunia film memang bergejolak dengan hadirnya layanan streaming semacam Netflix dan lain-lain. Popularitasnya mulai meningkat dan mengerogoti jalur distribusi film lainnya.
Disney pun sebagai salah satu penguasa industry hiburan kemudian menghadirkan Disney+. Mengikuti pemain lain Disney juga akan merambah konten-konten lokal untuk meningkatkan penetrasi mereka di pasar global.
Goplay yang menantang Netflix ternyata juga harus bertempur dengan pemain lain, salah satu diantaranya adalah Disney+.
BACA JUGA : Cinta Yang Membunuh
Goplay kini berkembang menjadi layanan live treaming interaktif dari Gojek. Lewat Goplay ditampilkan berbagai inovasi terbaru baik bagi penonton maupun kreator. Khusus untuk kreator, Goplay menawarkan kemudahan untuk berkreasi. Selain untuk memperkenalkan karya agar menjangkau pengguna yang lebih luas, juga bisa memperoleh pendapatan.
Di dalam Goplay penonton bisa memilih konten live show dari berbagai kategori. Ada musik, komedi, horor, game bahkan juga sessi edukasi. Penonton bisa juga melakukan interaksi langsung dengan para kreator.
Konten-konten ini bisa disaksikan secara live, terjadwal maupun dalam bentuk rekaman. Sepertinya halnya youtube, penonton bisa memfollow streamer favoritnya sehingga tidak ketinggalan sessi livestreaming mereka.
Para penonton juga bisa bergabung dalam grup chat komunitas untuk konten-konten fovoritnya. Dengan demikian bisa mendapat update konten lebih cepat, mengikuti berbagai kuis dan giveaway.
Goplay memang dikembangkan sebagai platform Professional-Uset-Generated Conten {PUGC} sehingga akan mengikuti aturan konten positif yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian para kreator yang bergabung lewat aplikasi Goplay Studio akan mengikuti proses review, validasai dan persetujuan. Waktu yang diperlukan untuk meloloskan seorang kreator atau tidak maksimal 72 jam.
Melalui Goplay Studio para kreator dapat melakukan live streaming secara mandiri dan memaksimalkan berbagai fitur interaktif yang ada pada Goplay, seperti game show, live-shopping, virtual gift dan lainnya.
Goplay telah mengajak berbagai kreator lokal sebagai live streamer seperti Jessica Iskandar, Gracia Indri, Aurellie Hermansyah, Nila Sari, Citra Kirana, Rezky Aditya, Aqeela, Rassya Hidayah, Frislly Herlind, JKT 48 dan lain-lain.
Tentu saja bukan hanya kreator ternama yang dibidik oleh Goplay. Sebagai platform terbuka, Goplay dapat dimanfaatkan oleh para kreator pemula untuk membangun komunitasnya. Untuk itu Goplay terus disempurnakan agar fitur swakelolanya semakin mudah digunakan.
BACA JUGA : Homo Sapiens Mahkluk Yang Serba Terbatas
Ada banyak aplikasi atau platform streaming baik yang berbasis audio maupun audiovisual. Media sosial ternama seperti facebook, instagram, twitter dan juga youtube kemudian juga menyertakan fasilitas streaming dalam berbagai bentuk.
Melalui platform ini kini para pengkarya bisa memperkenalkan karya dan kemudian menjadikan ladang penghasilan yang menjanjikan.
Di internet, kini pertumbuhan yang paling besar adalah konten live show, kemudahan dan ketersediaan akses mendorong antusiasme masyarakat dari berbagai lapisan untuk tampil sebagai content creator untuk berkembang menjadi kreator yang handal.
Ruang kreasi kini terbuka luas, apa yang dulu hanya disediakan oleh berbagai platform dari luar negeri kini sudah disediakan oleh penyelenggara layanan dari dalam negeri.
Hingga Juni 2021, aplikasi Gojek telah diunduh sebanyak 199 juta kali. Dan setelah 11 tahun berkiprah hingga kemudian melakukan merger dengan Tokopedia, kontribusi ekonomi terhadap Indonesia mencapai nilai 200 trilyun rupiah lebih.
Jumlah pemakai dan mitra aktif yang besar ini merupakan pasar besar untuk para kreator. Maka untuk siapapun yang ingin membangun karir sebagai kreator, Goplay bisa menjadi salah satu pilihan untuk berkarya.
Kesempatan sudah terbuka, tinggal bagaimana para content creator memanfaatkannya dan membangun kompetensi agar kreasinya kemudian menghasilkan cuan.
Berikut ini resep dasar bagi kreator agar karyanya meraup penonton yang besar.
Ciptakan konten kreatif – syarat menjadi kreator adalah kreatif. Kreatif tidak selalu berarti baru. Yang diperlukan justru identitas atau kekhasan, berbeda dari kreator lainnya. Untuk itu kreator dituntut rajin melakukan riset, up to date dan pintar memanfaatkan momen tertentu untuk menampilkan konten yang segar.
Libatkan penonton dalam live show – penonton akan menyukai dan bertahan dalam sebuah tontonan jika merasa terlibat atau menjadi bagian di dalamnya. Reaksi atau keterlibatan penonton bisa digalang melalui berbagai cara dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada dalam apilkasi.
Asah ketrampilan membawa acara live – melakukan siaran langsung membutuhkan ketrampilan pembawa acara yang handal. Terus berlatih, asah kepercayaan diri dan jangan takut melakukan improvisasi.
Buat jadwal yang tetap – membangun ritme baik untuk kreator maupun penonton adalah penting. Tentukan jadwal rutin sehingga penonton tahu dan bisa meluangkan waktu. Tidak perlu berkecil hati jika di masa awal jumlah penontonnya sedikit. Meraup jumlah penonton besar selalu membutuhkan waktu.








